ShinKyokushinkai Jawa Barat

Blog ShinKyokushinkai Indonesia Pengurus Daerah Jawa Barat.

Blog ini didedikasikan untuk memberikan informasi seputar Kyokushin Jawa Barat khusus nya dan Kyokushin Indonesia pada umumnya.

ShinKyokushinkai Jawa Barat ini merupakan bagian dari Perguruan ShinKyokushinkai Indonesia pimpinan Ketua Dewan Guru Shihan JB. Sujoto yang berafiliasi ke NPO World Karate Organization ShinKyokushinkai pimpinan President Shihan Kenji Midori.

Monday, July 26, 2010

Gashuku Pengda Jawa Barat di Ciloto, 26 – 27 Juni 2010

Puji syukur dan berkat rahmat Tuhan semata-mata acara Gashuku Shinkyokushinkai Pengda Jawa Barat bisa berlangsung dengan lancar dan aman sesuai rencana dengan mengambil tempat di Hotel Lembah Pinus Ciloto, Kab. Cianjur yang berlangsung pada hari Sabtu-Minggu, 26 – 27 Juni 2010.

Gashuku yang mengambil tema “Shinkyokushinkai Bond to be Strong” ini diselenggarakan dan dimotori oleh Sons Dojo yang dipimpin langsung oleh Sensei Sonny Omegawan yang juga merupakan Koordinator Pelatih Pengda Jawa Barat. Gashuku ini direncanakan mengundang seluruh warga Shinkyokushinkai dari Pengda Jawa Barat dan juga mengundang beberapa warga Pengda DKI. Namun demikian pada akhirnya hanya diikuti oleh warga dari Sons Dojo, Dojo Kemang Pratama dan Dojo Bandung.

Kegiatan ini diikuti oleh 65 orang peserta dari ketiga dojo tersebut. Para peserta berangkat terbagi beberapa kelompok. Kelompok pertama sudah tiba di lokasi mulai pukul 10.00, rombongan lainnya tiba jam 14.00 dan terakhir rombongan dari Bandung tiba di lokasi sekitar pukul 15.00. Beberapa warga memang sengaja berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Puncak, mengingat saat ini musim liburan sekolah.

Setibanya di lokasi, selanjut nya sudah mulai dilakukan pembagian kamar. Dan setelah beristirahat sejenak, sekitar pukul 16.00 seluruh peserta tanpa terkecuali termasuk orang tua dan anggota keluarga bersama-sama menuju aula tempat latihan sesi pertama. Seluruh orang tua dan anggota keluarga memang sengaja dihadirkan di sesi latihan ini untuk melihat juga bagaimana perkembangan hasil latihan putra-putrinya.

Dengan dipimpin langsung oleh Sensei Sonny Omegawan, latihan sesi pertama ini diawali dengan pemanasan dan kemudian kihon dan pemantapan beberapa teknik kombinasi pukulan dan tendangan. Latihan sesi pertama berakhir sekitar pukul 17.30 menjelang malam. Selanjutnya para peserta kembali ke kamar masing-masing untuk mandi dan beristirahat sejenak menunggu makan malam.

Setelah makan malam sekitar pukul 20.00 seluruh peserta tanpa terkecuali menuju aula tempat latihan. Dalam kesempatan ini Sensei Sonny Omegawan di hadapan seluruh peserta termasuk orang tua warga menyampaikan penjelasan panjang lebar tentang makna dan filosopi dibalik tema Gashuku yaitu “Shinkyokushinkai Bond to be Strong”. Dimana tema ini merupakan kelanjutan dari tema gashuku sebelum nya yaitu “Oshi Shinobu”.

Shinkyokushinkai Bond to be Strong (energy to bond) merupakan tujuan akhir dari Bond with Dojo (ikatan dengan dojo), Bond with Training (ikatan dengan latihan) dan Bond with Osu (ikatan dengan oshi shinobu). Dari ketiga ikatan tersebut bila benar-benar dijalankan secara konsekuen dan kontinyu akan menghasilkan energi to bond sehingga menghasilkan Shinkyokushinkai Bond to be Strong.

Di hadapan para orang tua dan anggota keluarga warga, Sensei Sonny juga menjelaskan bahwa dengan latihan karate tidak semata-mata berlatih olah fisik dan teknik bertarung semata, namun lebih jauh dari itu dengan berlatih karate akan mencakup olah pikiran dan olah rasa. Sehingga dengan latihan ini para warga diharapkan bisa lebih disiplin, bersikap sopan santun, berbudi luhur, menghormati orang tua, tangguh dan bisa beradaptasi di segala medan serta bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut Sensei Sonny juga berharap orang tua warga juga bisa terlibat aktif turut membantu memotivasi putra-putri nya agar lebih giat berlatih.

Setelah penjelasan mengenai tema Gashuku sekitar pukul 21.00 semua peserta menuju lapangan untuk kegiatan api unggun. Dalam kesempatan ini para peserta dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok Dojo, kelompok Training dan kelompok osu sesuai tema gashuku. Selanjutnya setelah api unggun dinyalakan para peserta melakukan beberapa game dan permainan untuk menyemarakkan suasana. Di sela-sela acara tak lupa para peserta menyantap hidangan teh manis hangat dan snack sebagai pelengkap. Acara api unggun berakhir sekitar pukul 22.30 dan para peserta satu demi satu menuju kamar masing-masing untuk beristirahat.

Pagi hari tepat pukul 07.00 seluruh peserta tanpa terkecuali kembali menuju aula untuk menjalani latihan Sesi 2. Para warga berlatih dengan memakai celana karate dan pakaian atas bebas (T-Shirt) dan orang tua warga memakai pakaian olah raga. Latihan ini diikuti oleh semua peserta tanpa terkecuali dengan diawali pemanasan (peregangan) dan berlanjut latihan olah fisik dan olah nafas ringan untuk penyembuhan diri (Ikken) dengan dipandu music pengiring. Latihan Sesi 2 ini berakhir sekitar pukul 08.30 dan dilanjut dengan sarapan pagi dan istirahat sejenak.

Sekitar pukul 10.00 setelah beristirahat sejenak, seluruh peserta kembali ke aula dengan memakai dogi. Mengingat sehari sebelumnya diwarnai hujan, maka acara hiking dibatalkan dan digantikan dengan acara indoor di aula. Acara diawali dengan perkenalan singkat oleh semua peserta disertai sedikit motivasi latihan shinkyokushinkai dan lain-lain. Hal ini ditujukan untuk lebih saling mengenal satu sama lain dan lebih memper erat tali persaudaraan sesama warga dan keluarga warga, sehingga bisa saling mendukung.

Dalam kesempatan ini Sensei Sonny juga menjelaskan secara singkat sejarah Shinkyokushinkai, susunan pengurus, dan hal-hal lain berkenaan dengan Shinkyokushinkai. Para orang tua warga terlihat sangat antusias menanyakan berbagai hal berkenaan dengan shinkyokushinkai. Dan orang tua warga juga berharap agar kegiatan ini bisa secara rutin dilaksanakan paling tidak 2 kali dalam setahun. Sesi ini berakhir pukul 11.30 dan selanjutnya acara ditutup dengan berbagai demo. Diantaranya kumite, tameshiwari dan peragaan teknik bantingan dan kuncian oleh Sensei Sonny.

Hal ini ditujukan untuk memperlihatkan kepada orang tua warga tentang hasil latihan putra-putri mereka selama ini. Tampak beberapa peserta terutama yang masih baru mulai latihan kyu-10 (sabuk putih) ragu-ragu atau takut ketika ditunjuk oleh Sensei Sonny untuk maju memperagakan tameshiwari dengan mematahkan papan kayu. Namun dengan sedikit motivasi dan arahan mereka ternyata berani dan mampu mematahkan papan kayu dengan berbagai macam jenis pukulan dan tendangan. Walaupun ada beberapa diantaranya yang pada kesempatan pertama gagal, tapi semuanya berhasil mematahkan papan kayu tersebut dengan baik.

Para warga tanpa terkecuali tampil semua memperagakan teknik jatuh sebagaimana yang telah diajarkan pada latihan sesi 1. Dalam kesempatan ini juga Sensei Sonny dengan dibantu oleh Sempai Purwoko dan Sempai Zamzuri tampil mendemonstrasikan beberapa teknik kumite dan juga beberapa teknik bantingan dan kuncian. Acara ini berakhir sekitar pukul 12.30 dan dilanjut dengan makan siang dan istirahat untuk persiapan pulang.

Sekitar pukul 14.00 seluruh peserta berangkat meninggalkan lokasi untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.

Sampai bertemu kembali di acara gashuku selanjutnya.

Osu!

Photo bersama sebelum pulang

demo teknik kumite

demo teknik jatuh

suasana latihan

photo bersama setelah latihan sesi 1

Links to this post:

Create a Link

<< Home